4 Tips Terbaik agar Anak Pendiam Mau Berteman dan Bersosisalisasi

Apakah Anda punya anak atau keponakan super pendiam dan takut bergaul dengan orang yang baru ditemuinya? Jika iya, Anda harus membantunya berubah karena, hal ini bisa mengganggu keceradasan psikologis-nya sendiri, terutama psikososial-nya. Berikut tips parenting terbaik yang bisa coba Ada terapkan agar si kecil mau berteman dan bersosialisasi.

  1. Ajak Keluarga untuk Silaturrahim

Jika Anda sudah tinggal mandiri di rumah sendiri dan letaknya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal kerabat atau keluarga besar, tidak ada salahnya untuk sering-sering mengundang mereka ke rumah. Bisa juga sebaliknya, Anda yang mengajak pasangan dan sei kecil untuk berkunjung ke sana.

Semakin sering anak Anda bertemu orang lain, hal ini akan membuatnya terbiasa untuk menerima kehadiran mereka. Lama-kelamaan, anak mulai merespon dan berani berbicara untuk menimpali obrolan mereka. Anda dan keluarga Anda hanya perlu bersabar untuk terus memberi stimulus yang membuatnya mau bersosialisasi dengan orng sekitar.

  1. Sering Mengajaknya Bermain di Luar

Perilaku anak yang cenderung pendiam dan tidak mau bergul dengan orang lain kadang dipicu oleh jarangnya anak ke luar rumah. Sampai akhirnya, secara tidak lanngsung, Anda membuatnya menjadikan rumah sebagai zona aman dan nyaman untuknya.

Selain itu, si kecil juga menjadi bergantung pada Anda. Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut, Anda dan si kecil akan merasa kesulitan nantinya. Misalnya pasangan Anda sedang pergi ke luar, sementara Anda ingin pergi ke kamar mandi dan hanya ada sepupu Anda yang datang berkunjung. Si kecil biasanya akan rewel dan menangis jika dititipkan pada sepupu Anda.

  1. Memasukkannya ke PAUD

Tips parenting kali ini berhubungan dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Untuk anak usia balita, ada beberapa PAUD yang bisa Anda jadikan pilihan, yaitu Kober (Kelompok Bermain) dan TK (Taman Kanak-kanak).

Dengan menyekolahkan mereka sejak dini, maka akan semakin sering buah hati Anda bertemu dengan orang lain, baik itu teman sebaya maupun orang tua dari teman-temannya. Untuk hari-hari pertama sekolah, anak Anda mungkin masih enggan berdekatan dengan mereka, tapi lama-kelamaan dia akan tertarik untuk bergabung dan berteman dengan mereka.

  1. Melatihnya untuk Mandiri

Anak yang pendiam kadang disebabkan oleh faktor minder atau rendah diri sehingga selalu mengandalkan Anda dalam melakukan segala hal. Oleh karena itu, mulai saat ini latih dia untuk lebih mandiri. Dengan kemampuannya melakukan banyak hal seorang diri (tentu sesuai dengan kapasitasnya sebgaai anak-anak), dia akan berubah menjadi pribadi yang terbuka.

Keempat tips parenting tersebut sebaiknya melibatkan pasangan dalam penerapannya. Karena untuk mengubah anak yang pendiam menjadi periang dan supel, anak-anak tersebut masih perlu pendampinagn dan bimbingan dari orang-orang terdekatnya, yaitu Anda dan pasangan sebagai orang tuanya.